Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

BBPOM BANDUNG TEMUKAN BERAS MENGANDUNG PEMUTIH PAKAIAN

Bandung - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Simpang Dago. Petugas menemukan beras mengandung pemutih pakaian yang dijual bebas oleh pedagang. 

Beras terdeteksi klorin atau pemutih ini diperoleh dari sejumlah pedagang di lokasi sidak. Klorin merupakan bahan kimia berbahaya yang dicampur dalam beras guna mengelabui pembeli. Beras tersemat klorin ini sengaja direkayasa agar tampil putih dan bagus.

PEWARNA TEKSTIL dan FORMALIN MASIH DIGUNAKAN untuk MAKANAN

Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, masih menemukan makanan mengandung pewarna tekstil. Sedangkan di Kabupaten Kebumen ditemukan makanan mengandung formalin.

Di Purbalingga, makanan mengandung pewarna tekstil atau rhodamin ditemukan dalam razia yang dilakukan di Pasar Kutasari. Makanan yang mengandung bahan berbahaya itu di antaranya kue kelapa, candil, dan angkleng.


BUAH-BUAHAN BERFORMALIN

Buah Impor Berformalin Ditemukan di DIY

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo mengamankan buah-buahan impor mengandung formalin.

Ketua Tim Pengawas BKPP DIY Martini Lastianingsing di Kulon Progo, Kamis (25/7), mengatakan kegiatan operasi ini dalam rangka mengawasi peredaran bahan makanan berbahaya menjelang Lebaran, khususnya pada buah-buahan.

Ia mengatakan, dalam operasi ini petugas melakukan uji sampel terhadap beberapa jenis buah impor yang ditemukan dijual di Pasar Wates, dan sekitar Stasiun Wates.

"Berdasarkan uji sampel terhadap 10 sampel buah impor yang kami uji dengan metode kualitatif, di antaranya anggur merah, apel merah, jeruk, pear dan kelengkeng. Hasilnya diketahui buah anggur merah Australia dan apel merah asal Amerika terindikasi positif berformalin," kata Martini.


BUAHPUN DISUNTIK PEMANIS dan PEWARNA

Awas! Di Lamtim, Durian Disuntik Zat Pemanis
Hati-hati jika hendak membeli buah durian. Sejumlah pedagang durian di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim), Lampung Timur melakukan praktek tidak terpuji. Mereka menjual buah durian yang terlebih dahulu disuntik zat pemanis.


Seorang pedagang durian yang tidak mau disebut namanya membocorkan hal tersebut kepada Lampung Post, Rabu (23/10). Dia mengaku menyuntikkan ragi agar buah durian yang ia jual berasa manis. Selain ragi menurut dia, beberapa pedagang juga menyuntikan biang gula (pemanis kimia) agar buah durian yang masih muda pun bisa terasa manis.
"Kalau tidak disuntik pemanis, nanti rasanya tawar, Mas," kata dia.

BERAS MENGANDUNG KAPORIT BEREDAR DI SURABAYA

Masyarakat Surabaya nampaknya harus berhati-hati saat membeli beras di pasaran. Pasalnya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Surabaya, menemukan beras yang beredar di sejumlah pasar mengandung chlorine/kaporit atau zat pembersih berbahaya.

Kepala Disperindag Kota Surabaya Widodo Suryantoro, mengatakan beras yang mengandung zat kimia itu ditemukan di dua pasar tradisional yakni Pasar Beras Bendul Merisi dan Pasar Tembok. “Kami langsung bertindak. Setelah mendengar kabar peredaran beras yang membahayakan bagi kesehatan, staf saya langsung mengecek di lapangan, ” katanya.



1.947KG DAGING BERFORMALIN DIMUSNAHKAN

Petugas Dinas Kelautan dan Peternakan DKI Jakarta melakukan pemusnahan daging ayam berformalin di Rumah Potong Unggas (RPU) Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).

50 Kg AYAM BERFORMALIN DITEMUKAN DI PASAR PALMERAH

Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam di bulan Ramadhan seringkali dimanfaatkan oknum pedagang dengan menjual daging ayam berformalin untuk meraup keuntungan besar. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi hal itu, Sudin Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat secara rutin melakukan razia daging ayam berformalin ke pasar-pasar yang ada di wilayahnya. Hasilnya, sebanyak 50 kilogram daging ayam berformalin berhasil disita petugas dari dua pedagang yang setiap harinya berjualan di pasar Palmerah, Jakarta Pusat.

HATI-HATI MIE dan TAHU BERFORMALIN DIKETEMUKAN DI PASAR BEDUK

PALEMBANG -- Beberapa pasar beduk di Palembang yang menjual makanan untuk berbuka puasa masih ditemukan banyak makanan yang  menggunakan bahan pengawet jenis formalin.
Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) yang melakukan pengawasan sejak awal Ramadhan menemukan masih maraknya makanan. Khususnya, untuk jenis mie dan tahu yang menggunakan formalin.
Dari pengambilan sampel yang oleh petugas Dinas Kesehatan pada sembilan pasar beduk dan pasar tradisional yang ada di Palembang, terdapat 30 mie dan tahu dari 63 sampel makanan yang ditemukan positif berformalin.
Kepala Dinas Kesehatan Palembang Gema Asiani, Kamis (18/7) menjelaskan, makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya tersebut seperti di  Pasar Cinde.

POLISI TEMUKAN BANYAK BELATUNG DI KULKAS PABRIK NUGGET

JAKARTA - Aparat kepolisian masih terus mendalami kasus PT. Laba Sari, produsen chicken nugget, yang yang mempekerjakan remaja di bawah umur. 

Kapolsek Tanjung Duren, Komisaris Firman Andreanto mengatakan, penyelidikan sementara PT. Laba Sari diduga memproduksi nugget dari bahan yang kualitasnya buruk.
"Nuggetnya dibuat dari ikan yang sudah busuk. Kalau dilihat dari penyimpanannya, memang daging-daging itu disimpan di dalam kulkas yang juga menyimpan daging yang sudah kadaluwarsa," ujar Firman kepada wartawan, Jumat (28/6/2013).

Di dalam penyimpan daging tersebut, kata Firman, pihaknya menemukan belatung-belatung yang sudah menggerogoti daging.

Rabu, 01 Januari 2014

10 JENIS BUAH dan SAYUR yang PALING TERCEMAR PESTISIDA

Beberapa jenis buah-buahan dan sayuran yang paling sering dikonsumsi diketahui mengandung bahan-bahan kimia dari pestisida. Setidaknya ada 10 jenis buah dan sayur yang sering ditemui sehari-hari berbahaya buat tubuh karena paparan pestisidanya.

Berikut buah dan sayur yang dianggap oleh Departemen Pertanian serta Badan Administrasi Obat dan Pangan (FDA) Amerika yang tercemar pestisida seperti dilansir dari ivillage, Senin(26/3/2012):


1. Strobery